Upcoming Event

Kamis, 05 Februari 2015

Cinta dalam seteguk kopi


Secangkir kopi pahit yang kau seduh
Mengingatkanku pada kerinduan bumi pertiwi
Mengguncangkan lara dengan dentuman lirih sanubari
Lalu, apa yang telah aku beri?
Saat tanah meninggalkan jejak pada sudut yang terpatri
Seperti kota mati.
Lalu sekali lagi kuteguk kopi terakhir
Yang menghangatkan raga, yang tak berdaya.
Yang menitipkan salam cinta, bagi tanah sang putra.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar